Selasa, 03 Juli 2012

BAHU Partai NasDem Dampingi Warga Manggarai Hadapi Gugatan Alfamart

 
JAKARTA - Puluhan pedagang tradisional di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan mendatangi kantor Badan Hukum (BAHU) Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Kedatangan mereka meminta bantuan hukum kepada BAHU NasDem dalam mencari keadilan atas keberatan terhadap keberadaan minimarket Alfamart di Jalan Swadaya 1 Rt 008/08 Manggarai.

Kuasa Hukum yang menangani kasus ini, diketuai oleh Guntur Daso, dengan anggotanya Ragginaldo Sultan Tampubolon, Romulo Napitupulu.

"Berawal dari yang diajukan, Alfamart menggugat Ketua Rw 08 dan akhirnya kita berkesimpulan mendampingi dan menjawab gugatan. Kita mendapatkan Alfamart salah alamat, seharusnya kalau mempersoalkan ketertiban harus ke Gubernur DKI Jakarta," ucap Guntur Daso kepada wartawan di Kantor BAHU Partai Nasdem di Jalan R.P Soeroso, Gondangdia Lama, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2012).

Kata Guntur, pihaknya akan mempelajari dahulu kasus tersebut dan apabila ada kejanggalan maka akan disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta. "Kami akan mempelajari kepetingan warga, serta tangani perkara dan akan sampaikan ke Gubernur, khususnya di warga Manggarai terjadi ada kerugian. Saya rasa pasti akan mengambil hukum, sampai saat ini kita masih menangani," tambahnya.

Guntur menambahkan, pihak Alfamart ijin membuat gedung tersebut untuk showroom serta pergudangan dan itu menyalahkan peraturan.

"Alfamart ijinnya untuk showroom dan pergudangan, itu jauh dari peraturan. Ijin yang disampaikan ada beberapa hal, khususnya penerimaan warga setempat, sampai saat ini ditolak. warga Manggarai  omsetnya menjadi menurun, kita lakukan pemberitahuan bentuk tertulis, serta instruksi Gubernur tentang penataaan Alfamart tersebut," tutupnya.

Perwakilan warga Rw 08 Makmur mengatakan, kehadiran Alfamart secara langsung menurunkan masukan pedagang kecil wilayah Manggarai. "Secara langsung menurunkan masukan pedagang kecil, kehadiran Alfamart itu sendiri. Harapan kita minta ditutup," ujarnya.

Aksi gabungan para pedagang tradisional semakin gerah dan memuncak, sejak diketahui bahwa pemilik Alfamart mengajukan gugatan kepada Ketua Rw 08 ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan menuntut ganti rugi Rp1 miliar.

Perkara gugatan ini pun sedang ditangani oleh Tim Litigasi BAHU Partai Nasdem untuk membela hak dan keperntingan hukum Ketua Rw sebagai tergugat yang sidang perkaranya masih berjalan hingga saat ini. Bahwa sejak kehadiran mini market Alfamart tersebut, para pedagang tradisional di lingkungan sekitar yang terdiri dari pedagang kelontongan dan warung kecil mengalami kemerosotan penghasilan lantaran berkurangnya pembeli.
(ris)

Rabu, 27 Juni 2012

Krisis Euro dan Kepemimpinan Jerman

George Soros ;  Ketua Soros Fund Management dan Open Society Institute
Sumber :  KORAN TEMPO, 25 Juni 2012

Jelas sudah sekarang bahwa penyebab utama krisis euro adalah diserahkannya oleh negara-negara anggota hak mencetak uang mereka kepada Bank Sentral Eropa (ECB). Mereka tidak memahami akibat penyerahan hak mereka itu--dan tidak juga otoritas-otoritas di negara-negara Eropa itu.
Ketika euro diluncurkan, lembaga-lembaga regulator membiarkan bank membeli tanpa batas obligasi-obligasi pemerintah yang tanpa menyisihkan sedikit pun modal saham, dan ECB memberikan diskon yang sama rata kepada semua obligasi pemerintah zona euro Eropa. Bank-bank umum memanfaatkan obligasi negara-negara yang lemah untuk memetik beberapa basis point yang menyebabkan suku bunga menyatu di seantero zona euro. Jerman, yang ketika itu sedang berjuang memikul beban reunifikasi, berhasil melakukan reformasi struktural dan menjadi lebih kompetitif. Negara-negara lainnya menikmati booming perumahan dan konsumsi dengan kredit yang murah sehingga membuat mereka tidak kompetitif.
Kemudian terjadilah anjlok pada 2008. Pemerintah di banyak negara terpaksa menyelamatkan bank-bank mereka dengan bailout. Beberapa di antara mereka akhirnya jatuh ke dalam posisi negara berkembang menanggung beban utang yang berat dalam mata uang yang tidak bisa mereka kontrol. Eropa, yang mencerminkan divergensi dalam bidang ekonomi, terpecah belah menjadi negara kreditor dan debitor.
Ketika pasar keuangan menyadari bahwa obligasi pemerintah yang katanya tidak berisiko itu bakal membuat mereka gagal bayar, mereka menaikkan premium risiko dengan dramatis. Ini menyebabkan bank-bank umum berpotensi bangkrut. Neraca mereka sarat akan obligasi-obligasi, sehingga melahirkan krisis kembar perbankan dan utang negara di Eropa.

Rabu, 20 Juni 2012

Liem Soei Liong: ‘Penjaga Telur Emas’ Bagi Kekuasaan Jenderal Soeharto (1)

In Politik, Ekonomi, Historia on June 11, 2012 at 4:46 PM
MESKI Liem Soei Liong lahir hampir 5 tahun lebih awal dan meninggal lebih lambat 4 tahun dari Jenderal Soeharto, keduanya seakan ditakdirkan hampir seumur hidup –sejak mula pertama bertemu di pertengahan tahun 50-an– bersama dalam kekuasaan negara di Indonesia. Satu dalam kancah kekuasaan politik dan pemerintahan, sedang satu lainnya dalam kekuasaan ekonomi. Minggu, 10 Juni 2012, kemarin, Liem Soei Liong yang juga dikenal sebagai Sudono Salim, meninggal dunia di Singapura. Menyusul Jenderal Soeharto,yang meninggal dunia lebih dulu pada 27 Januari 2008.

LIEM SOEI LIONG, ‘TELUR EMAS’. “Jenderal Soeharto mampu membuat orang-orang di lingkaran kekuasaannya tidak bersatu dan saling berlomba satu sama lain”. “Dengan ketrampilan tinggi dalam memainkan seorang ‘pangeran’ melawan ‘pangeran’ lainnya dan percaya akan perlunya suatu ‘ketegangan kreatif’ di antara para pembantunya, Soeharto menerapkan gaya divide et impera, pecah belah dan kuasai”. (foto download; suara pengusaha).
Sejak pertengahan tahun 1940-an, Liem Soei Liong –yang baru datang ke Indonesia di tahun 1937, saat berusia 21 tahun– selain berdagang kelontong dan menjual secara kredit, membantu memasok kebutuhan tentara nasional Indonesia. Untuk tentara, Liem Soei Liong memasok pakaian, obat-obatan, sabun, makanan sampai peralatan militer. Ini kemudian berlanjut dengan kegiatan membekali Divisi Diponegoro di tahun 1950-an yang berkedudukan di Semarang. “Seorang Letnan Kolonel yang bernama Soeharto mempunyai tugas mengurus suplai divisi itu”, tulis Ahmad D. Habir dalam buku Donald K. Emerson, Indonesia Beyond Soeharto (1999). “Dalam urusan awal ini, antara orang Tionghoa imigran dan perwira pribumi, terletaklah benih kerjasama seumur hidup”.

Minggu, 17 Juni 2012

The War & Peace Show


Perang Dunia Kedua

Kekuatan Poros melawan Sekutu

het Duitse Rijk in 1943 Jerman Reich pada 1943
Pada tahun 1919 mengakhiri Perang Dunia I, yang kemudian disebut Perang Besar. Semua orang setuju bahwa seperti perang mengerikan tidak pernah diizinkan untuk terjadi. Namun 20 tahun kemudian itu yang salah lagi. Perang Dunia II adalah perang terburuk dalam sejarah.
Jerman telah dipersalahkan karena perang. Sebagai hukuman, mereka harus menyerah tentara mereka, daerah dan memberikan miliaran reparasi lakukan. Negara itu bangkrut. Rakyat Jerman kelaparan, tapi mereka juga marah. Mengapa mereka dihukum begitu keras? Adolf Hitler setuju dengan mereka. Dia berpikir bahwa Jerman adalah negara yang bisa dibanggakan. Hitler menginginkan perjanjian Versailles, yang hukuman direkam untuk Jerman, membatalkan.

Hitler datang ke daya

Adolf Hitler Adolf Hitler
Pada tahun 1933 Hitler datang ke daya. Dia segera mulai dengan pengenalan wajib militer. Itu terhadap janji Versailles. Juga ia menyimpulkan aliansi dengan Austria. Negara-negara lain di Eropa menemukan bahwa Hitler adalah brutal, tapi tidak melakukan apapun. Mereka ingin menghindari perang dan berpikir itu semua akan jatuh ke dalam. Pada tahun 1938 Hitler lijfde banyak Cekoslowakia untuk kerajaannya. Ada sebuah konferensi internasional, tapi tindakan Hitler itu dimaafkan. Jika ia berjanji bahwa ini adalah ...

Perang

Tidak ada Hitler. Pada tahun 1939 ia menyerang seluruh Cekoslovakia. Sekarang ukuran dari negara-negara lain di Eropa penuh. Chamberlain, Perdana Menteri Inggris, berjanji untuk mendukung Polandia jika Hitler menyerang. Itu terjadi pada bulan september 1939. Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman. Perang Dunia II telah dimulai.

Penaklukan

Dalam waktu singkat Hitler menaklukkan Denmark, Swedia, Norwegia, Belanda, Belgia dan Perancis. Inggris yang keras dibombardir. Tapi itu tidak Hitler untuk Royal Air Force off. Jerman kalah Pertempuran Britania.

Penganiayaan orang Yahudi

Hitler juga memiliki rencana untuk menghancurkan orang-orang Yahudi. Sekarang dia memiliki kekuasaan atas sebagian besar Eropa, ia bisa melaksanakan rencana ini. Di mana-mana orang Yahudi ditangkap dan dideportasi ke kamp-kamp di Eropa Timur. Ada 6 juta orang Yahudi.

Pearl Harbour

De Japanse aanval op Pearl Harbour in 1941.
Jepang adalah sekutu Jerman. Ini lahan liar di Asia Tenggara memiliki banyak komoditas. Dengan demikian Jepang menaklukkan Hindia Belanda. Namun AS pangkalan angkatan laut Pearl Harbour bisa menggagalkan rencana Jepang. Pada 7 Desember 1941 Jepang membom pangkalan angkatan laut. Amerika segera menyatakan perang terhadap Jepang dan dengan demikian untuk bersekutu Jerman. Ada 2 pihak: Sekutu (Inggris, Amerika, Uni Soviet) melawan kekuatan Axis: Jerman, Jepang dan Italia.

Bersama Melawan Hitler

Churchill dan Roosevelt untuk bekerja sama melawan Hitler. Sementara itu, Hitler menderita kerugian sangat besar di menaklukkan Uni Soviet. Tentara Merah berhasil mengusir Jerman perlahan-lahan.

D-Day

D-day Tweede Wereldoorlog
Pada tanggal 6 Juni 1944 Sekutu melancarkan serangan di Front Barat, pantai Prancis. D-Day adalah operasi militer terbesar dalam perang. Pada akhir Juli, Paris dan Brussels dibebaskan. Pada bulan September 1944 Sekutu berhenti di Arnhem. Hanya Maret 1945 mereka mampu melintasi Rhine ke Jerman dan menembus. Sementara itu, kota-kota Jerman yang keras dibombardir. Di Berlin bertemu dengan Rusia dan sekutu bersama. Pada 7 Mei 1945 memberikan Jerman menyerah. Hitler bunuh diri. Setelah 2 bom atom di kota-kota Jepang Hiroshima dan Nagasaki, di mana jutaan korban sipil, juga memberi Jepang menyerah. Perang Dunia II usai.

Batavia

Perdagangan besar kota selama VOC (1602-1799)

VOC schip
Pada masa VOC pada abad 17 dan 18 adalah semua tentang perdagangan. Jakarta, ibukota Indonesia, adalah salah satu kota pelabuhan terbesar di dunia. Kota ini kemudian disebut Batavia. Pengunjung sangat terkesan dengan tempat ini dan disebut kota "ratu dari Timur '.

Belanda pada abad ke 17 adalah kekuatan dunia. Hal ini terutama melalui pembentukan East India Company (VOC). Terutama kota-kota berkembang karena perkembangan ekonomi yang menguntungkan.
Naik VOC
Perusahaan India Timur (didirikan pada 1602) berada di perusahaan perdagangan terbesar abad 17 dan 18 di dunia. Perusahaan menerima dari Amerika Jenderal kekuasaan yang luas: tidak hanya monopoli semua perdagangan Belanda dan pengiriman ke Asia, tetapi juga hak untuk bertindak atas nama pemerintah. Dan Aksi, apakah Belanda di Indonesia. Penduduk setempat menjadi sasaran wajib dan hanya dengan produk dagang Belanda seperti bunga pala, merica dan pala untuk menyampaikan. Ketika masyarakat Banda mencoba untuk menghindari kewajiban itu, bertindak kasar pada VOC.
Diplomasi
VOC juga mencoba melalui diplomasi untuk mencapai tujuannya. Mereka melakukan ini misalnya dengan menyimpulkan perjanjian dengan penduduk setempat, memberikan perlindungan kepada para pembesar lokal dan dengan membagi-bagikan hadiah.
Jadi merebut monopoli VOC pada perdagangan rempah-rempah: lada dari Sumatera, kayu manis dari Sri Lanka, cengkeh, pala dan fuli dari Maluku.



Els Jacobs mengatakan sejarawan mengamati hal berikut:
"Di Sumatera, untuk pangeran contoh diwajibkan allle lada kerajaan mereka dengan VOC untuk memasok dengan harga lebih rendah dengan imbalan perlindungan terhadap musuh-musuh domestik seperti pelindung yang kuat dari sang pangeran juga menarik, sehingga ia menyampaikan lada murah.. Tapi dia Memang, semua paprika kaya akan data, maka ia telah memiliki penghasilan terlalu kecil Jadi monopoli dengan murah hati dihindari.. "
Indonesia
Markas besar VOC di Batavia, Indonesia, di pulau Jawa. Kota ini didirikan pada 1619 oleh Jan Pieterszoon Coen. Dalam Kastil Batavia kursi dari Pemerintah Agung, pemerintah pusat VOC di Indonesia. VOC tidak pernah berniat ke Indonesia, sebagai koloni pendirian. Banyak pria Belanda mengadakan hubungan dengan wanita Indonesia, sehingga di pos perdagangan adalah sebuah masyarakat yang beragam.
Afbeelding Jan Pieterszoon Coen Jan Pieterszoon Coen
Jan Pieterszoon Coen
Jan Pieterszoon Coen dipekerjakan oleh Perusahaan Timur Amerika India. Dia membuat sebuah kerajaan perdagangan VOC. Dia membuat karir yang cepat dan pada 1613 menerima pos tertinggi kedua di India: Coen menjadi Direktur Jenderal.
Dari surat-surat oleh Jan Pieterszoon Coen menulis dua tahun kemudian, dia juga seorang advokat sebenarnya dari otoritas dan kekuasaan.



Di India, menurut saya kita tidak dapat bekerja tanpa kewenangan dan kekuasaan. Kita harus menaklukkan dengan senjata dan paksaan, atau kita akan "pada Fluyten Duym ..."
Lain waktu ia menulis sebuah visi yang berbeda tentang kekerasan ini kepada direksi kemudian di Batavia mulai pemberontakan terhadap Perusahaan:
Jangan putus asa, Meredakan musuh Anda, tidak ada di dunia yang dapat menyakiti kita atau berhenti, karena Allah beserta kita.
Kebangkrutan
Dua ratus tahun berlalu perdagangan VOC berhasil antara Belanda dan Indonesia untuk mengontrol. Tapi akhir 1799 sudah berakhir. VOC bangkrut dan pemerintah Belanda mengambil utang besar.
Masih di sekitar kita untuk menemukan jejak masa lalu yang mulia ini, waktu VOC.
Data dalam waktu VOC:

1578 - 1629 Jan Pieterszoon Coen
April 1595 Pertama Ekspedisi Belanda ke Asia
1602 Pendirian VOC
1622 Pidana Ekspedisi ke Kepulauan Banda
1619 - 1623 Pertama istilah sebagai Gubernur Jenderal Coen
1627 - 1629 Kedua istilah sebagai Gubernur Jenderal Coen
1684 Belanda subyek Banten (di Jawa)
1799 VOC dihapus
Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2O8AYOBCu