Tampilkan postingan dengan label pemilu.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemilu.. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 April 2014
Minggu, 23 Februari 2014
“INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN”
(Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang)
http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/
“INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN”
Fb @MATANEWS.com
1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/ matanews.com bersama Novita Sujatmiko dan 49 lainnya “INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN” Fb @MATANEWS.com 1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/ “INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN” Fb @MATANEWS.com 1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/
1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/ matanews.com bersama Novita Sujatmiko dan 49 lainnya “INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN” Fb @MATANEWS.com 1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/ “INDONESIA SALAH URUS dan DALAM ANCAMAN KEHANCURAN” Fb @MATANEWS.com 1. Indonesia yg kaya raya ini karena salah urus terbelit masalah berat, kini dlm ancaman kehancuran, eh mau direbut cina lagi 2. Masalah terbesar RI : pemimpinnya tdk amanah, penegakkan hukum hancur, keadilan tdk ada, mafia berkuasa di semua sektor kehidupan bangsa 3. Pemilu /pilpres terancam gagal, kalau pun jadi akan penuh kecurangan, disintgrasi di depan mata, etnis cina mau berdaulat dan berkuasa 4. Reformasi kehilangan arah dan makna, kesenjangan ekonomi semakin lebar, ketahanan nasional hancur lebur, indonesia mau jadi bubur 5. Kompleksitas masalah bangsa ini solusi hanya : 1) kembali ke UUD 45, lalu pelan2 dan hati2 lakukan amandemennya 2) Revolusi Damai 6.3) pilih presiden yg amanah, tegas, komit, berani, cerdas dst yg bertekad bulat tetapkan Dasar Politik dan Ekonomi Baru RI 7. Sumber dari segala sumber masalah bangsa adalah karena bangsa ini tdk punya karakter, meninggalkan agama, pancasila dan budaya luhurnya 8. Konspirasi global & asing bgtu mudah menghancurkan RI yg lemah ketahanan nasionalnya. Indonesia seperti org bodoh telanjang di mata dunia 9. Sebagian besar masalah bangsa ini dan solusinya sdh pernah kami ungkapkan dan bahas di lini masa twitter. Namun apa daya, ini hny socmed 10. Facebook, twitter hanya socmed, media mikro yg tak mampu menjangkau rakyat di seluruh negeri, sedangkan media2 kita sdh terkontaminasi racun musuh 11. Hampir semua yg pernah kami bahas ditwit, ancaman yg kami prediksi, satu per satu terbukti terjadi atau akan terjadi. 12. Sejak 2 tahun lalu kami sampaikan dan bahas, etnis cina ingin berkuasa penuh & berdaulat di RI. Eh, baru skrg para tokoh mulai mengerti 13. Sejak Jokowi Ahok diorbitkan, kami sdh sampaikan dan buka fakta2 bhw mereka berdua hanyalah boneka para konglomerat cina. 14. Setelah Jokowi Ahok terpilih dan makin menjadi2, baru para elit negeri ini mengerti kemana arah tujuan & agenda jokowi ahok sebenarnya 15. Kami sdh tahu sejak putaran kedua Pilkada DKI jakarta tentang rencana etnis cina berkuasa dan berdaulat di Indonesia melalui boneka2nya 16. Itu sebabnya, kami putar haluan bela Foke yg meski arogan tapi bukan ancaman bagi keutuhan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia 17. Ayo, mari kita sadar dan lawan ancaman thdp Indonesia yg akan dikuasai dan dikendalikan penuh secara politik oleh etnis cina dan mafia2 18. Bukan oleh seluruh etnis cina tapi oleh segilintir konglomerat hitam cina dibantu arkansas connection yg kini berkuasa di AS sana 19. Konglomerat2 cina hitam + Arkansas Connection + China Connection + tokoh2 sipil dan militer pribumi pengkhianat bangsa = mau kuasai RI 20. Silahkan simak kultwit2 kami yg sdh ratusan chiprstory nya membahas, mengungkap fakta ttg masalah terbesar bangsa ini 21. Kali ini, kami bahas sedikit latar belakang dan motif kenapa mafia2 cina indonesia ingin merebut kekuasaan dan kendali kedaulatan di RI 22. Sejarah panjang etnis cina sejak awal kedatangannya di Indonesia s/d pada thn 1998, telah menciptakan sebuah komunitas cina raksasa 23. Kekuatan raksasa cina indonesia dalam arti populasi dan penguasaan sumber – sumber ekonomi /produksi/ kekayaan luar biasa di Indonesia 24. Populasi cina indonesia atau Tionghoa pada tahun 2012 sudah mencapai 12 juta jiwa atau sekitar 5% dari total jumlah penduduk Indonesia 25. Bandingkan dgn hasil sensus pada masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa baru 1.2 juta atau 2% dari penduduk Indonesia pada tahun 1930. 26. Tdk ada data resmi populasi Tionghoa pada tahun 1960an. Riset antropolog G.W. Skinner, Tionghoa di RI > 2.5 juta (2,5%) pada thn 1961 27. Sensus penduduk thn 2000, hanya 1% dari total populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Mayoritas tionghoa tdk ngaku sbg etnis cina 28. Tapi BPS pada sensus thn 2000, mencatat jumlah etnis cina sekitar 4.5% dari total populasi. Tahun 2013 BPS hitung sekitar 12 juta jiwa 29. Perlakuan istimewa di sektor ekenomi yg dinikmati etnis Tionghoa sejak masa kolonial Belanda hingga masa orde baru berakhir (1998), 30. … menyebabkan etnis Tionghoa menguasai sektor ekonomi Indonesia secara dominan dan hampir mencapai taraf absolut. Hegemoni etnis cina 31. Jumlah 5% populasi tionghoa (12 juta jiwa) kuasai 95% ekonomi dan kekayaan Indonesia, atau 95% rakyat pribumi hny kuasai 5% ekonomi RI 32. Penguasaan dan pengendalian ekonomi oleh pemerintah dan BUMN, kita keluarkan (excluding) dari fakta yg kami sampaikan tadi 33. Mengutip Bustanil Arifin (Pasific Business Forum - Naisbitt, 1997:19-20), bhw perusahaan kecil, sedang, besar tionghoa kendalikan 90% 34. Pada 1997 populasi 5% etnis cina dari seluruh total populasi penduduk Indonesia tetapi ternyata mengendalikan lebih 73% ekonomi RI 35. Penguasaan & pengendalian ekonomi etnis Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang (2014), diperkirakan melebihi 80% ekonomi Indonesia 36. Penyebabnya adalah penerapan sistem ekonomi pasar liberal dan persaingan bebas yang nyaris mengarah ke persaingan bebas sempurna 37. Persaingan bebas (free fight competition) diterapkan Pemerintah RI sejak era reformasi sampai hari ini, akibatkan kehancuran pribumi 38. Bukti Hegemoni Etnis Cina atau penguasaan/pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas org terkaya 39. Dominasi mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 - 2013 dimana > 90% dari terkaya RI adalah etnis cina 40. Ironis/tragisnya, 10% pribumi yg masuk daftar orang terkaya, mayoritas adalah kuasa usaha / proxy / pengusaha boneka dari konglo2 cina 41. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi … 42. Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang 1930 - Feb 2014 masih dibumbui oleh stereotipe “miring” ttg peran ekonomi etnis Cina Indonesia 43. Yaitu : a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara 44. b) Penerapan diskriminasi ekonomi berbasis rasial dan nepotisme mayoritas pengusaha cina thdp pengusaha pribumi & karyawan pribuminya 45. c) penerapan & sosialisasi BUDAYA suap kolusi, suap dan korupsi yg sdh menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina sejak ratusan tahun lalu 46. Ketiga stereotip perilaku bisnis etnis cina inilah yang mempengaruhi kinerja para birokrat, menghambat kemajuan ekonomi pribumi dst 47. Satu Contoh nyata : abdul latif mantan ketum HIPMI tdk bisa beli & kelola lahan milik TNI AL di Mangga Dua, Jakut sekitar > 30 thn lalu 48. Tidak ada 1 bank pun yg mau beri fasilitas kredit, tdk ada pejabat tinggi TNI AL yg dukung, tdk ada pengusaha non pri/cina mau support 49. Karena seorang pengusaha /konglomerat cina sdh menyatakan minatnya utk beli dan kelola lahan milik TNI AL itu, utk bisnis property 50. Akhirnya, Abdul Latif gagal beli &kelola lahan eks TNI AL, yg dikenal dgn nama Mangga Dua Square. Itulah ‘kehebatan’ jaringan etnis cina 51. Contoh 2 : terbukti pada sosok tokoh besar konglomerat cina yg selama ini mengaku & dikenal nasionalis pejuang : Sofyan Wanandi & Klrg 52. Siapa tdk kenal Sofyan & Rudi Wanandi. Aktivis pergerakan mahasiswa 66, pendiri / pembina think tank orba CSIS, elit Prasetya Mulya dst 53. Apakah Sofyan Wanandi cs benar nasionalis pejuang seperti citra dirinya selama ini ? Tdk. Bohong BESAR. Bukti : lihat bgmn perusahaannya 54. Konglomerasi Sofyan dan Rudi Wanandi cs sgt rasis, diskriminatif, apancasilais, antiislam. Mustahil pribumi islam diperlakukan adil 55. Perusahan2 milik Wanandi, seperti Gemala Grup, Wahana Tata dll, dikenal sng rasis dan diskriminatif thdp pribumi dan islam 56. Karir karyawan pribumi/ islam jgn harap bisa raih posisi direksi, GM atau setara. Semua didominasi karyawan etnis cina & non islam 57. Koar - koar nasionalisme Sofyan. Rudi dan Wanandi cs itu hanya di mulut doank. Hanya citra doank. Rasis dan diskriminasinya edan ! 58. Itu Sofyan Wanandi, konglomerat cina asal sumbar yg mantan aktivis 66. Apalagi konglo2 cina lain yg mayoritas tdk jelas track recordnya 59. Mungkin 1 dari 1000 perusahaan milik konglomerat/ pengusaha cina yg tdk terapkan kebijakan rasis /diskriminasi dan antipribumi/islam 60. Kebijakan rasis / diskriminasi thdp pribumi/islam oleh konglo etnis cina tdk hanya terkait karir, gaji dan kesempatan utk maju 61. Tetapi juga terkait hal lain: keterbukaan dan dukungan jaringan, pasar, modal, dan seterusnya. Etnis cina ‘menjajah’ pribumi selama ini 62. Setelah etnis cina ratusan tahun mendominasi, menguasi, mengendalikan (Hegemoni) sektor ekonomi RI kini mereka mau berdaulat di RI 63. Penguasaan/pengendalian 80% - 90% ekonomi RI = penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 90% pada 5% WNI etnis cina 64. Dari 5% atau 12 juta jiwa etnis Cina itu, memang HANYA SEGELINTIR yg ambisi, nafsu, kebelet ingin KUASAI dan BERDAULAT di Indonesia 65. Meski segelintir dari 12 juta etnis Cina yg mau merebut pengendalian total atas Indonesia scra politik, dukungan tionghoa sangat nyata 66. Hny organisasi tionghoa INTI yg secara terbuka tdk setuju dgn rencana komunitas cina Indonesia merebut kendali politik dan kedaulatan RI 67. Mayoritas komunitas cina Indonesia terutama konglomerat2 hitam cina mendukung dan ikut terlibat aktif rencana “penjajahan” cina thdp RI 68. Mayoritas mereka membantu uang, jaringan, media, sumber daya dll utk mewujudkan rencana besar antony salim, james riady cs ‘menjajah’ RI 69. Setelah meraih dan menikmati hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, … 70. Komunitas etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sbg pengendali/penguasa kedaulatan negara / kekuasaan politik 71. Perebutan kedaulatan negara oleh komunitas cina tersebut secara hukum dimungkinkan dgn penghapusan seluruh ketentuan UU yg ada dulu 72. Ketentuan pada Konstitusi dan seluruh peraturan perUUan yg sebelumnya mnjdi penghalang etnis cina utk berkuasa mutlak di RI sdh dihapus 73. Komunitas Etnis cina Indonesia sangat sadar bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. 74. Mudah bagi komunitas etnis cina merebut dan menjadi pemegang kedaulatan negara RI dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. 75. Semua sektor usaha / industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 76. Konglo2 /etnis cina mudah merekayasa & membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat (pemilih) Indonesia 77. Mudah bagi komunitas etnis cina memenangkan tokoh atau figur yg telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka 78. Mudah bagi komunitas etnis cari proxy, boneka, dummy, budak, antek, cecunguk dan sejenisnya utk ‘dijual’ ke rakyat RI selaku presiden, 79. .. wakil presiden dan pejabat2 tinggi strategis lainnya. Fenomena Jokowi, Ahok, Dahlan Iskan dan Hary Tanoe adalah contoh faktualnya 80. Jokowi Ahok Dahlan yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya & rencana etnis cina untuk berkuasa, 81. Jika rencana mafia Tionghoa ini berhasil, lewat tokoh2 boneka inilah mereka mengendalikan kekuasaan dan kedaulatan di negara ini 82. Hanya masalah waktu saja yang kini jd konsen utama bagi etnis cina utk mengendalikan & berdaulat penuh secara politik secara langsung 83. Jika rencana mrka brhasil, dipastikan dlm waktu dekat kekuasaan dan kedaulatan RI akan dipegang langsung tokoh atau figur etnis cina 84. Berkuasa & berdaulat secara politik tnp melalui proxy atau boneka seperti Jokowi dan Dahlan Iskan. Tapi akan lgsg dipegang ahok & tanoe (Menpora Janji Tidak Halangi KPK Ungkap Hambalang) http://matanews.com/2014/02/14/menpora-janji-tidak-halangi-kpk-ungkap-hambalang/
Kamis, 11 Juli 2013
Hanta Yudha: Tak Tertutup Kemungkinan Koalisi Surya-Ical
Kamis, 11 Juli 2013 |
Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat politik Hanta Yudha memuji langkah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang besilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Pertemuan dua tokoh yang pernah bersaing dalam perebutan pucuk pimpinan Golkar itu mencerminkan kedewaan berpolitik mereka.
Hanta Yudha mengomentari silaturahmi Aburizal Bakrie dan Surya Paloh di markas Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (10/7) kemarin. Menurut Hanta Yudha, pertemuan keduanya merupakan langkah maju demokrasi Indonesia.
Hanta Yudha mengatakan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi koalisi di antara kedua belah pihak. Pertemuan itu diduga sebagai langkah awal komunikasi politik. Hanta menilai, Nasdem dan Golkar mesin politik yang kuat, dibalut kematangan berpolitik dan stabilitas perolehan suara yang baik. Tantangannya adalah meningkatkan akseptabilitas kedua tokoh tersebut di masyarakat.
Meskipun Aburizal Bakrie (Ical) telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2014, menurut Hanta, segalanya bisa berubah. Tergantung perolehan suara Golkar pada pemilu legislatif nanti. Sebaliknya, kata Hanta, Surya Paloh berulangkali mengatakan Partai Nasdem menunggu hasil pemilu legislatif dan tidak turut serta dalam kontestasi capres-cawapres bila perolehan suara di luar tiga besar. (Edwin Tintin)
Hanta Yudha mengomentari silaturahmi Aburizal Bakrie dan Surya Paloh di markas Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (10/7) kemarin. Menurut Hanta Yudha, pertemuan keduanya merupakan langkah maju demokrasi Indonesia.
Hanta Yudha mengatakan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi koalisi di antara kedua belah pihak. Pertemuan itu diduga sebagai langkah awal komunikasi politik. Hanta menilai, Nasdem dan Golkar mesin politik yang kuat, dibalut kematangan berpolitik dan stabilitas perolehan suara yang baik. Tantangannya adalah meningkatkan akseptabilitas kedua tokoh tersebut di masyarakat.
Meskipun Aburizal Bakrie (Ical) telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2014, menurut Hanta, segalanya bisa berubah. Tergantung perolehan suara Golkar pada pemilu legislatif nanti. Sebaliknya, kata Hanta, Surya Paloh berulangkali mengatakan Partai Nasdem menunggu hasil pemilu legislatif dan tidak turut serta dalam kontestasi capres-cawapres bila perolehan suara di luar tiga besar. (Edwin Tintin)
Editor: Khudori
Jumat, 13 Juli 2012
Kekalahan Alex Jadi Peringatan bagi Ical
JAKARTA, KOMPAS.com — Terpuruknya hasil perolehan suara pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dalam Pilkada DKI Jakarta dinilai menjadi peringatan bagi rencana majunya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical sebagai calon presiden di Pemilu 2014. Pasalnya, DKI Jakarta yang dinilai menjadi barometer pemilu nasional akan berdampak pada pencapresan Ical nantinya.
"Ini warning bagi kepemimpinan partai dalam pencapresan. Secara image, Golkar tidak bisa meraih suara banyak di DKI yang jadi barometer. Image menurun ini akan berdampak pada capres Ical," kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung ketika dihubungi pada Kamis (12/7/2012).
Seperti diketahui, hasil hitung cepat beberapa lembaga menunjukkan Alex-Nono hanya berada di urutan kelima dari enam pasangan. Hasil prediksi hitung cepat Kompas menunjukkan, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama mendapat 42,6 persen suara. Posisi kedua ditempati Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang meraih suara 34,4 persen, diikuti Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini 11,4 persen, Faisal Basri-Biem Benjamin 5,07 persen, Alex-Nono 4,74 persen, dan Hendardji Soepandji-A Riza Patria 1,88 persen.
Akbar menilai perolehan suara Alex-Nono menyedihkan lantaran masih di bawah pasangan independen, yakni Faisal-Biem, dan di bawah perolehan suara Golkar di pemilu legislatif tahun 2009. Padahal, selain Golkar, Alex-Nono juga didukung Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Damai Sejahtera.
Jika melihat hasil pilkada itu, Akbar menilai mesin partai tak berkerja secara efektif. "Ini tanggung jawab berjenjang dari DPD tingkat I yang dikoordinasi DPP, termasuk tim pemenangan pemilu. Kepemimpinan, juga partai, harus bertanggung jawab," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.
Meski demikian, menurut Akbar, masih ada waktu untuk mengatur ulang strategi di internal partai. Partai harus meningkatkan dukungan di pemilu legislatif 2014 agar tetap bisa mengusung Ical sebagai capres.
"Ini pelajaran bagi Golkar dalam menghadapi agenda politik di waktu mendatang. Memang penetapan Alex jadi calon dari Golkar tidak sejalan dengan sistem yang sudah terbangun, yakni survei. Kami tidak tahu apakah survei Alex bagus. Tiba-tiba sudah ada nama Alex. Mungkin ada pertimbangan khusus untuk memilih Alex. Tapi pertimbangan khusus, kalau tidak mendapat suara, akhirnya malah membuat sedih," pungkas Akbar.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, pihaknya tentu mengevaluasi hasil Pilkada DKI Jakarta itu. Namun, menurut dia, jangan membandingkan kekalahan Golkar di DKI dengan pemilu di tingkat nasional nantinya.
Jumat, 20 April 2012
Uji Materi UU Pemilu Dikawal 32 Advokat
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 22 partai politik yang mengajukan uji materi Undang-Undang Pemilu menyiapkan sedikitnya 32 advokat untuk mengawal persidangan di Mahkamah Konstitusi. Selain menunjuk Yusril Ihza Mahendra dari kantor Ihza & Ihza Law Firm, tiap partai juga menyiapkan advokat masing-masing.
"Sebanyak 32 advokat akan bersama mewakili kepentingan pemberi kuasa untuk menguji ketentuan Pasal 8 dan 208," ungkap Yusril dalam jumpa pers di Gedung MK, Jakarta, Kamis (19/4/2012).
Adapun ke-22 partai tersebut antara lain Partai Persatuan Nasional, Partai Merdeka, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Pelopor, Partai Buruh, Partai Republikan, Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama, Parta Karya Peduli Bangsa, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Matahari Bangsa, Partai Bulan Bintang, Partai Kedaulatan, Partai Patriot, Partai Damai Sejahtera, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia.
Yusril mengungkapkan, pihaknya mempersoalkan Pasal 8 dan pasal 208 UU Pemilu terkait dengan ketentuan verifikasi dan ambang batas 3,5 persen serta pemberlakuannya secara nasional. Kedua pasal tersebut dinilai bertentangan dengan Pasal 1 Ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan Indonesia adalah negara hukum serta Pasal 28 D UUD 1945 yang menyangkut kepastian hukum dan keadilan serta bersamaan di dalam hukum dan pemerintahan.
"Apa bedanya parpol yang sekarang ini ada di DPR dengan parpol yang tidak punya wakil di DPR. Jadi, kesannya parpol yang di DPR ini mau menang sendiri. Mereka kebetulan duduk di DPR sebagai parpol yang punya wakil di sana dan ketika membuat UU mereka mau seenaknya sendiri. Orang lain dihalangi ikut pemilu. Ini tidak fair," tutur Yusril.
Ia optimistis MK akan mengabulkan permohonan uji materi tersebut.
Sabtu, 14 Januari 2012
TAMBOKOTO - Biografi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden RI ke-6. Berbeda dengan presiden sebelumnya, beliau merupakan presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam proses Pemilu Presiden putaran II 20 September 2004. Lulusan terbaik AKABRI (1973) yang akrab disapa SBY ini lahir di Pacitan, Jawa Timur 9 September 1949. Istrinya bernama Kristiani Herawati, merupakan putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo.
Pensiunan jenderal berbintang empat ini adalah anak tunggal dari pasangan R. Soekotjo dan Sitti Habibah. Darah prajurit menurun dari ayahnya yang pensiun sebagai Letnan Satu. Sementara ibunya, Sitti Habibah, putri salah seorang pendiri Ponpes Tremas. Beliau dikaruniai dua orang putra yakni Agus Harimurti Yudhoyono (mengikuti dan menyamai jejak dan prestasi SBY, lulus dari Akmil tahun 2000 dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara, Magelang yang kemudian menekuni ilmu ekonomi).
Pendidikan SR adalah pijakan masa depan paling menentukan dalam diri SBY. Ketika duduk di bangku kelas lima, beliau untuk pertamakali kenal dan akrab dengan nama Akademi Militer Nasional (AMN), Magelang, Jawa Tengah. Di kemudian hari AMN berubah nama menjadi Akabri. SBY masuk SMP Negeri Pacitan, terletak di selatan alun-alun. Ini adalah sekolah idola bagi anak-anak Kota Pacitan. Mewarisi sikap ayahnya yang berdisiplin keras, SBY berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus SMA akhir tahun 1968. Namun, lantaran terlambat mendaftar, SBY tidak langsung masuk Akabri. Maka SBY pun sempat menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).
Namun kemudian, SBY justru memilih masuk Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Malang, Jawa Timur. Sewaktu belajar di PGSLP Malang itu, beliau mempersiapkan diri untuk masuk Akabri. Tahun 1970, akhirnya masuk Akabri di Magelang, Jawa Tengah, setelah lulus ujian penerimaan akhir di Bandung. SBY satu angkatan dengan Agus Wirahadikusumah, Ryamizard Ryacudu, dan Prabowo Subianto. Semasa pendidikan, SBY yang mendapat julukan Jerapah, sangat menonjol. Terbukti, belaiu meraih predikat lulusan terbaik Akabri 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.
Pendidikan militernya dilanjutkan di Airborne and Ranger Course di Fort Benning, Georgia, AS (1976), Infantry Officer Advanced Course di Fort Benning, Georgia, AS (1982-1983) dengan meraih honor graduate, Jungle Warfare Training di Panama (1983), Anti Tank Weapon Course di Belgia dan Jerman (1984), Kursus Komandan Batalyon di Bandung (1985), Seskoad di Bandung (1988-1989) dan Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, AS (1990-1991). Gelar MA diperoleh dari Webster University AS. Perjalanan karier militernya, dimulai dengan memangku jabatan sebagai Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan Peleton III di Kompi Senapan A, Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Kostrad) tahun 1974-1976, membawahi langsung sekitar 30 prajurit.
Batalyon Linud 330 merupakan salah satu dari tiga batalyon di Brigade Infantri Lintas Udara 17 Kujang I/Kostrad, yang memiliki nama harum dalam berbagai operasi militer. Ketiga batalyon itu ialah Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Batalyon Infantri Lintas Udara 328/Dirgahayu, dan Batalyon Infantri Lintas Udara 305/Tengkorak. Kefasihan berbahasa Inggris, membuatnya terpilih mengikuti pendidikan lintas udara (airborne) dan pendidikan pasukan komando (ranger) di Pusat Pendidikan Angkatan Darat Amerika Serikat, Ford Benning, Georgia, 1975. Kemudian sekembali ke tanah air, SBY memangku jabatan Komandan Peleton II Kompi A Batalyon Linud 305/Tengkorak (Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad) tahun 1976-1977. Beliau pun memimpin Pleton ini bertempur di Timor Timur.
Sepulang dari Timor Timur, SBY menjadi Komandan Peleton Mortir 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977). Setelah itu, beliau ditempatkan sebagai Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978), Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981), dan Paban Muda Sops SUAD (1981-1982). Ketika bertugas di Mabes TNI-AD, itu SBY kembali mendapat kesempatan sekolah ke Amerika Serikat. Dari tahun 1982 hingga 1983, beliau mengikuti Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983 sekaligus praktek kerja-On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983. Kemudian mengikuti Jungle Warfare School, Panama, 1983 dan Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984, serta Kursus Komando Batalyon, 1985. Pada saat bersamaan SBY menjabat Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
Lalu beliau dipercaya menjabat Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988) dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988), sebelum mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI-AD (Seskoad) di Bandung dan keluar sebagai lulusan terbaik Seskoad 1989. SBY pun sempat menjadi Dosen Seskoad (1989-1992), dan ditempatkan di Dinas Penerangan TNI-AD (Dispenad) dengan tugas antara lain membuat naskah pidato KSAD Jenderal Edi Sudradjat. Lalu ketika Edi Sudradjat menjabat Panglima ABRI, beliau ditarik ke Mabes ABRI untuk menjadi Koordinator Staf Pribadi (Korspri) Pangab Jenderal Edi Sudradjat (1993).
Lalu, beliau kembali bertugas di satuan tempur, diangkat menjadi Komandan Brigade Infantri Lintas Udara (Dan Brigif Linud) 17 Kujang I/Kostrad (1993-1994) bersama dengan Letkol Riyamizard Ryacudu. Kemudian menjabat Asops Kodam Jaya (1994-1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995). Tak lama kemudian, SBY dipercaya bertugas ke Bosnia Herzegovina untuk menjadi perwira PBB (1995). Beliau menjabat sebagai Kepala Pengamat Militer PBB (Chief Military Observer United Nation Protection Force) yang bertugas mengawasi genjatan senjata di bekas negara Yugoslavia berdasarkan kesepakatan Dayton, AS antara Serbia, Kroasia dan Bosnia Herzegovina. Setelah kembali dari Bosnia, beliau diangkat menjadi Kepala Staf Kodam Jaya (1996). Kemudian menjabat Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda dan Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998) sebelum menjabat Kepala Staf Teritorial (Kaster) ABRI (1998-1999).
Sementara, langkah karir politiknya dimulai tanggal 27 Januari 2000, saat memutuskan untuk pensiun lebih dini dari militer ketika dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid. Tak lama kemudian, SBY pun terpaksa meninggalkan posisinya sebagai Mentamben karena Gus Dur memintanya menjabat Menkopolsoskam. Pada tanggal 10 Agustus 2001, Presiden Megawati mempercayai dan melantiknya menjadi Menko Polkam Kabinet Gotong-Royong. Tetapi pada 11 Maret 2004, beliau memilih mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam. Langkah pengunduran diri ini membuatnya lebih leluasa menjalankan hak politik yang akan mengantarkannya ke kursi puncak kepemimpinan nasional. Dan akhirnya, pada pemilu Presiden langsung putaran kedua 20 September 2004, SBY yang berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih kepercayaan mayoritas rakyat Indonesia dengan perolehan suara di attas 60 persen. Dan pada tanggal 20 Oktober 2004 beliau dilantik menjadi Presiden RI ke-6.
Berikut ini data lengkap tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Nama : Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Lahir : Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949
Agama : Islam
Jabatan : Presiden Republik Indonesia ke-6
Istri : Kristiani Herawati, putri ketiga (Alm) Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo
Anak : Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono
Ayah : Letnan Satu (Peltu) R. Soekotji
Ibu : Sitti Habibah
Pendidikan :
* Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
* American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
* Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
* Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
* On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
* Jungle Warfare School, Panama, 1983
* Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984
* Kursus Komando Batalyon, 1985
* Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
* Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS
* Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
Karier :
* Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
* Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
* Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
* Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
* Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
* Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
* Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
* Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
* Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
* Dosen Seskoad (1989-1992)
* Korspri Pangab (1993)
* Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
* Asops Kodam Jaya (1994-1995)
* Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
* Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
* Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
* Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
* Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
* Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
* Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
* Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid)
* Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) mengundurkan diri 11 Maret 2004
Penugasan : Operasi Timor Timur 1979-1980 dan 1986-1988
Penghargaan :
* Adi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
* Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973
* Satya Lencana Seroja, 1976
* Honorour Graduated IOAC, USA, 1983
* Satya Lencana Dwija Sista, 1985
* Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989
* Dosen Terbaik Seskoad, 1989
* Satya Lencana Santi Dharma, 1996
* Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996
* Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES), 1996
* Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998
* Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998
* Wing Penerbang TNI-AU, 1998
* Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998
* Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999
* Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999
* Bintang Dharma, 1999
* Bintang Maha Putera Utama, 1999
* Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003
* Bintang Asia (Star of Asia) dari BusinessWeek, 2005
* Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama dari Sultan Brunei
* Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio, 2006
Alamat : Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas Indah No. 2 Desa Nagrag Kec. Gunung Putri Bogor 16967
Referensi
- http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/biography/idx.asp?presiden=sby
- http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/Susilo_Bambang_Yudhoyono
Minggu, 05 Juni 2011
Musibah Kepartaian.
Telah tiga belas tahun kita hidup dizamaan reformasi, setelah terlepas dari zaman orde baru yang otorian yang menghilangkan dan membukam hak mengemukakan pendapat, serta hak sipil lainnya.Sorak sorai menyambut kelahirannya bayi reformasi(demokrasi liberal) begitu menggema diseluruh tanah air, dari Sabang sampai Merauke.Kaum muda , mahasiswa dengan berbagai cara mengekspresikan kegembiraannya dijalan jalan raya, berbaris baris , menaiki berbagai kendaraan berkeliling keliling kota.Semua bergembira ria , hidup demokrasi. hidup mahasiswa . Dan kemudian berdirilah berbagai partai politik untuk memfasilitasi hak2 warna negara untuk berserikat dan mengemukakan.pendapat..Kini saja tercatat sudah 9 partai yang masuk ke Senayan.. Yang lainnya sekitar 35 partai tidak lolos parliament Threshold masih menunggu. .Dan berita terakhir akan bertambah lagi partai yang ingin ikut pemilu 2014 . Bagaimana melaksanakan pemilu dengan partai yang sedemikian banyak. Terasa ini demokrasi liar yang kebablasan , yang sudah melenceng dari makna yang sebenarnya.Kelihatan ini permainan dan cara untuk merebut kekuasaan .Bukan lagi untuk menyalurkan aspirasi dan suara rakyat . Pastilah biaya pemilu akan besar. Kalau pemilu yang lalu saja biaya pemilu mencapai Rp.200 trilyun berapa nanti untuk pemilu 2014.
Apakah tidak lebih baik uangnya digunakan langsung untuk kesejahteraan rakyat ? Berapa sekolah jambatan, rumah sakit atau puskesmas yang bisa didirikan dengan uang segitu ?
Pemilunya ditunda dulu ? Bentuk saja Pemerintahan koalisi ? Lebih bermakna , lebih demokratis , dari rakyat untuk rakyat, bukan dari rakyat untuk pejabat . Nah para pembaca bagaimana tanggapan anda ?
Apakah tidak lebih baik uangnya digunakan langsung untuk kesejahteraan rakyat ? Berapa sekolah jambatan, rumah sakit atau puskesmas yang bisa didirikan dengan uang segitu ?
Pemilunya ditunda dulu ? Bentuk saja Pemerintahan koalisi ? Lebih bermakna , lebih demokratis , dari rakyat untuk rakyat, bukan dari rakyat untuk pejabat . Nah para pembaca bagaimana tanggapan anda ?
Langganan:
Postingan (Atom)

