Tampilkan postingan dengan label pakistan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pakistan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

TAMBOKOTO - Bom Guncang Pasar, 35 Tewas


Teror Bom Hantui Pakistan
Padang Ekspres • Rabu, 11/01/2012 10:58 WIB • (AP/AFP/hep)
Peshawar, Padek—Teror bom masih terus menghantui Pakistan. Kemarin (10/1), ledakan bom mengguncang Pasar Jamrud di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan merenggut sedikitnya 35 nyawa. Bom yang diledakkan dari jarak jauh itu juga menyebabkan lebih dari 60 orang terluka.

Akibat ledakan, jalanan di depan pasar yang sedang ramai pengunjung itu menjadi berlubang. Genangan darah dan serpihan tubuh manusia terserak di salah satu sudut paling strategis wilayah paling rawan di Pakistan tersebut. ”Selain 35 korban tewas, ledakan juga membuat sebanyak 69 orang terluka, sekitar 11 diantaranya kritis,” kata Shakeel Khan Umarzai, salah seorang pejabat lokal.

Mutahir Zeb, pejabat senior Khyber, mengutuk serangan mematikan tersebut. Sayangnya, tak ada individu atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut. ”Penyelidikan awal menyebutkan bahwa bom yang disembunyikan dalam mobil pick-up itu dipicu dengan remote control. Target serangan juga belum jelas,” ungkapnya.

Selain korban jiwa, ledakan tersebut juga menyebabkan sedikitnya 15 kendaraan hancur. Tak kurang dari sembilan kios yang berada di pasar tersebut juga rusak parah. Bola api yang muncul akibat ledakan juga sempat membuat warga panik. Apalagi, mereka sempat kesulitan memadamkan api. ”Banyak orang terbakar dan asap menutupi kawasan ini,” kata Sharif Gul, salah seorang pemilik kios.

Ledakan bom kemarin, bukan merupakan yang pertama di Pakistan. Negara yang konon menjadi sarang militan Taliban dan Al Qaeda itu sudah menjadi langganan serangan militan.
Sejak 2007, ratusan ledakan bom merenggut ratusan nyawa. Sayangnya, operasi pemberantasan militan yang dilakukan bersama pasukan Amerika Serikat (AS) dan militer asing lainnya tak berhasil meredam teror bom di Pakistan. (AP/AFP/hep

Selasa, 10 Januari 2012

TAMBOKOTO - Musharraf Akan Masuk Penjara


 Selasa, 10 Januari 2012 14:20 Badrul 

Cyber Sabili-Islamabad: Mantan Presiden Pakistan, Perves Musharraf yang akan balik ke Pakistan akan disambut dengan penangkapnya.
Berita penangkapannya langsung disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rahman Mulk. Ia menegaskan, setelah penangkapnya, Ia akan diserahkan pihak penyidik dan Ia akan dituntut tuduhan pembunuhan Benazir Bhutto.
Penangkapan Musharraf tidak memerlukan pembicaraan terlebih dahulu dengan pemerintah Arab Saudi, negara dimana ia tinggal selama pengasingannya.
Rahman mengatakan, sampai sekarang belum tahu dimana Ia akan mendarat, akan tetapi kapan saja datang, Ia harus mengikuti undang-undang Pakistan.
Pervez Musharraf lahir di Delhi, India, 11 Agustus 1943 adalah mantan Presiden, Perdana Menteri, dan Kepala Staf Militer Pakistan. Ia meraih kekuasaan pada 12 Oktober 1999 setelah sebuah kudeta dan menjadi Presiden pada 20 Juni 2001.
Dalam jajak pendapat 100 Tokoh Majalah Time 2006 mengenai "The People Who Shape Our World", ia merupakan salah seorang tokoh berkuasa di urutan nomor empat.
Musharraf lahir di dekat Delhi (India). Pada periode 12 Oktober 1999 - 23 November 2002, ia menjabat perdana menteri. Pada 6 Oktober 2007, ia kembali terpilih sebagai presiden Pakistan untuk masa bakti ketiga.
Pada 24 November 2007, Komisi Pemilihan Umum Pakistan mengumumkan, dirinya kembali terpilih sebagai presiden. Ia mengundurkan diri pada 18 Agustus 2008 di tengah ancaman pemakzulan dari pemerintah koalisi pimpinan Asif Ali Zardari, suami mendiang mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.(Nawakt/wk)
Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2O8AYOBCu