Tampilkan postingan dengan label demokratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demokratis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juli 2014

Survei LKP: Warga NU Lebih Banyak Pilih Prabowo-Hatta

Citizen6, Paciran: Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke - 89 yang diselenggarakan oleh Pengurus MWC NU Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur beserta Banomnya yang dikemas dalam even Harlah NU Manunggal VI 2012 berlangsung meriah. (Pengirim: Farid)


                   Liputan6.com, Jakarta - Survei Lembaga Klimatologi Politik (LKP) menemukan warga organisasi Nahdlatul Ulama (NU) atau kaum Nahdliyin, cenderung memilih pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada pemilu presiden 9 Juli mendatang.

Bahkan barisan warga Nahdliyin yang mengidolakan KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur yang dikenal dengan sebutan Gusdurian juga cenderung memilih Prabowo-Hatta ketimbang pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kristalisasi dukungan terhadap Prabowo-Hatta juga terjadi di kalangan orang-orang yang mengagumi mantan presiden Abdurahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gusdurian," kata CEO LKP, Usman Rachman, di Hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (6/7/2014).

Menurut temuan survei LKP, sebanyak 48,8 persen warga Nahdliyin akan memilih pasangan Prabowo-Hatta pada pemungutan suara 9 Juli mendatang. Sedangkan, 35 persen warga Nahdliyin memilih pasangan Jokowi-JK.

"Sisanya sebanyak 16,1 persen belum dapat memutuskan akan memimilih pasangan yang mana," ujar Usman.

Usman menambahkan, pada survei LKP yang dilakukan pada akhir Mei 2014, pihaknya menemukan jumlah persentase pemilih dari kalangan warga Nahdliyin masih berimbang untuk memilih pasangan nomor urut 1 dan pasangan nomor urut 2.

Namun katanya, menjelang pemungutan suara yang tinggal menghitung hari lagi, sikap dan pilihan warga Nahdliyin semakin condong dan kuat memilih pasangan Prabowo-Hatta.

"Kaum Nahdliyin yang masih undecided (belum memutuskan) belakangan cenderung mengarahkan dukungannya ke Prabowo-Hatta," tandas Usman.

Survei LKP dilaksanakan 19 Juni hingga 30 Juni 2014 di 33 provinsi di Seluruh Indonesia. Popilasi dari survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia, yang sudah tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2014. Jumlah sampel sebanyak 1.240 responden diperoleh melalui teknik pemilihan secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Margin of Error (MoE) sebesar 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan atau level of confidence sebesar 95 persen.

(Yus Ariyanto)


Tags :  NAHDHATUL ULAMA  PRABOWO-HATTA  PILPRES 2104

Selasa, 08 April 2014

Rekrutmen Politik

Oleh : Cheng Prudjung

WEDNESDAY, DECEMBER 1, 2010


Rekrutmen politik adalah suatu proses seleksi anggota-aggota kelompok untuk mewakili kelompoknya dalam jabatan administratif maupun politik. Dalam pengertian lain, rekrutmen politik merupakan fungsi penyelekksian rakyat untuk kegiatan politik dan jabatan pemerintahan melalui penampilan dalam media komunikasi, menjadi anggota organisasi, mencalonkan diri untuk jabatan tertentu dan sebagainya.

Setiap sistem politik memiliki sistem atau prosedur rekrutmen yang berbeda. Anggota kelompok yang direkrut adalah yang memiliki suatu kemampuan atau bakat yang sangat dibutuhkan untuk suatu jabatan politik. Setiap partai juga memiliki pola rekrutmen yang berbeda. Pada referensi yang lain, kita bisa menemukan definisi atau pengertia rekrutmen politik yang lebih memperhatikan sudut pandang fungsionalnya, yaitu “The process by which citizens are selected for involvement in politics”. Pengertia tersebut di atas menjelaskan bahwa rekrutmen politik adalah proses yang melibatkan warga negara dalam politik.

Di Indonesia, perekrutan politik berlangsung melalui pemilu setelah setiap calon peserta yang diusulkan oleh partainya diseleksi secara ketat oleh suatu badan resmi. Seleksi ini dimulai dari seleksi administrative, penelitian khusus yanitu menyangkut kesetiaaan pada ideology Negara.

Adapun beberapa pilihan partai politik dalam proses rekrutmen politik adalah sebagai berikut;
  1. Partisan, yaitu merupakan pendukung yang kuat, loyalitas tinggi terhadap partai sehingga bisa direkrut untuk menduduki jabatan strategis. 
  2. Compartmentalization, merupakan proses rekrutmen yang didasarkan pada latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi atau kegiatan sosial politik seseorang, misalnya aktivis LSM. 
  3. Immediate survival, yaitu proses rekrutmen yang dilakukan oleh otoritas pemimpin partai tanpa memperhatikan kemampuan orang-orang yang akan direkrut. 
  4. Civil service reform, merupakan proses rekrutmen berdasarkan kemampuan dan loyalitas seorang calon sehingga bisa mendapatkan kedudukan lebih penting atau lebih tinggi. 

Ada beberapa hal menurut Czudnowski, yang dapat menentukan terpilihnya seseorang dalam lembaga legislatif, sebagaimana berikut;
  1. Social background : Faktor ini berhubungan dengan pengaruh status sosial dan ekonomi keluarga, dimana seorang calon elit dibesarkan. 
  2. Political socialization : Merupakan suatu proses yang menyebabkan seorang menjadi terbiasa dengan tugas-tugas yang harus diilaksanakan oleh suatu kedudukan politik. 
  3. Initial political activity : Faktor ini menunjuk kepada aktivitas atau pengalaman politik calon elit selama ini. 
  4. Apprenticeship : Faktor ini menunjuk langsung kepada proses “magang” dari calon elit ke elit yang lain yang sedang menduduki jabatan yang diincar oleh calon elit. 
  5. Occupational variables : Calon elit dilihat pengalaman kerjanyadalam lembaga formal yang bisa saja tidak berhubungan dengan politik, kapasitas intelektual dalam kualitas kerjanya. 
  6. Motivations : Orang akan termotivasi untuk aktif dalam kegiatan politik karena dua hal yaitu harapan dan orientasi mereka terhadap isu-isu politik. Selection : Faktor ini menunjukkan pada mekanisme politik yaitu rekrutmen terbukan dan rekrutmen tertutup.

Jumat, 08 November 2013

Kaleidoskop Politik: Dari Century Hingga Bu Ani

Posted by KabarNet pada 07/01/2011

Isu perpolitikan tanah air di tahun 2010 lalu berpusat di lingkaran Istana. Padahal, belum genap setahun SBY berkuasa lagi. Kemana angin politik 2011 akan bergerak?

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin menerpa. Semakin besar kapal, semakin besar pula ombak yang akan mengguncang. Petuah lama itu kini tengah dirasakan Presiden Yudhoyono. Setelah bulan madu kepemimpinanan usai pasca Pemilu 2009, memasuki tahun 2010 ia harus menghadapi angin-angin kencang dan gelombang-gelombang nakal yang sering membuat dirinya kerepotan.
Angin kencang pertama tiba bersama pergantian tahun, saat peneliti George Junus Aditjondro merilis bukunya: Membongkar Gurita Cikeas. Seperti buku-buku sebelumnya yang menyoroti kekuasaan Presiden Soeharto dan BJ Habibie, peneliti spesialis oligarki ini menulis tentang Presiden SBY. “Saya hanya mengumpulkan keriki-kerikil itu dan menghadirkannya dalam bentuk gumpalan dan memberikan konteks,” ujarnya.
Masyarakat berharap George mengupas kasus Bank Century, tapi ternyata ia tidak telak menuduh SBY. Yang ditembak soal penahanan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Kasus itu, kata dia, adalah tabir asap penghalang penyidikan Bank Century. Ia juga menyoroti peran Budi Sampoerna dan Siti Hartati Murdaya, dua nasabah kakap Bank Century sekaligus donatur terbesar Partai Demokrat.

Selasa, 29 Januari 2013

MANAJEMEN: Partai Politik Adalah

MANAJEMEN: Partai Politik Adalah: Sistem presidensial di Indonesia hingga saat ini belum dapat mewujudkan secara penuh pemerintahan yang kuat dan efektif. Dalam rangka menci...

Rabu, 06 Juni 2012

Kegunaan Sejarah


Mempelajari sejarah tentu banyak gunanya. Sebab, sejarah berbicara tentang kehidupan manusia. Kegunaan mempelajari sejarah yaitu sebagai berikut.
1.Bersifat edukatif
Edukatif berarti nilai-nilai yang mengan- dung unsur pendidikan. Orang sering berkata “Belajar dari sejarah”, “Belajarlah dari masa lalu”. Dalam ungkapan tersebut terkandung arti bahwa sejarah memiliki kegunaan yang dapat mendidik kita. Apa yang terjadi pada masa lalu harus menjadi pelajaran buat kita, orang sering menyatakan “ambillah hikmahnya”. Hikmah dapat diambil dari apa yang pernah terjadi dalam diri kita.
Sejarah yang mengandung nilai-nilai kebenaran misalnya, dapat kita lihat dalam perjuangan para nabi. Kita sudah sering membaca dan mendengar bagaimana tantangan yang dihadapi oleh para nabi dalam melakukan misi. Misi yang diemban oleh para nabi adalah menegakkan kebenaran yang sudah ditugaskan oleh Tuhan. Kebenaran yang diperjuangkan oleh para nabi adalah mengajak manusia untuk melaksanakan ajaran Tuhan, agar hidup manusia itu menjadi selamat baik di dunia maupun di akhirat. Akan tetapi perjuangan yang dilakukan oleh para nabi itu tidak sedikit yang mendapat tantangan dari para kaumnya. Para nabi tersebut dicerca, dihina, bahkan sampai akan dibunuh. Para nabi tak gentar menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Mereka bersikukuh memperjuangkan misinya. Perjuangan yang dilaksanakan oleh para nabi tersebut dalam perkembangan kemudian ada hasilnya. Misalnya agama sampai sekarang mengalami perkembangan.
2.Bersifat inspiratif
Sejarah banyak menghasilkan berbagai karya, baik karya seni maupun karya sastra. Karya-karya tersebut banyak memberikan inspirasi bagi seniman untuk berkreasi dalam menciptakan karya-karyanya. Bahkan karya-karya seni pada masa lalu tidak sedikit yang memiliki nilai seni yang sangat tinggi, sulit untuk dicapainya pada zaman sekarang. Karya seni tersebut dapat menjadi suatu peradaban. Di Indonesia banyak sekali peninggalan-peninggalan yang memiliki karya seni yang bernilai tinggi. Misalnya candi-candi yang dibangun oleh para raja.
Karya seni pada masa lalu di samping memiliki nilai seni yang tinggi juga menunjukkan kemampuan teknologi yang sudah maju pada zamannya. Misalnya, Candi Borobudur merupakan sebuah bangunan monumental yang memiliki nilai seni sangat tinggi. Kamu dapat membayangkan bagaimana masyarakat saat itu menumpukkan batu-batu dengan tidak dilem (pakai semen) seperti sekarang ini dapat berdiri dengan megah hingga ratusan tahun. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi pembangunan mereka saat itu begitu tinggi. Relief-relief yang diukir begitu rapinya pada tumpukan batu-batu. Kemampuan teknologi bangunan dalam Candi Borobudur dapat memberikan inspirasi bagi para ahli bangunan bagaimana membuat bangunan yang lebih kokoh. Bahkan relief-relief yang ada di Candi Borobudur pun dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan seni rupa.
3.Bersifat instruktif
Instruktif secara harfiah dapat diartikan pengajaran. Pengajaran dalam konteks di sini memberikan arti keterampilan yang diperoleh dari pengajaran sejarah. Keterampilan tersebut, baik berupa keterampilan berpikir maupun keterampilan yang bersifat fisik. Keterampilan berpikir adalah keterampilan yang bersifat kognitif. Hal ini dapat diperoleh melalui pengkajian terhadap materi sejarah. Adapun keterampilan yang bersifat fisik lebih banyak diperlihatkan dalam bentuk unjuk kerja.
Sejarah sebagai ilmu pada dasarnya memberikan pengetahuan-pengetahuan yang bersifat teoretis. Sifat teoretis dapat berupa pemahaman terhadap konsep- konsep atau generalisasi-genaralisasi yang dikaji dari peristiwa sejarah yang dipelajarinya. Konsep-konsep yang ada dalam ilmu sejarah misalnya, berpikir sebab akibat atau kausalitas, kronologis, perkembangan, pertumbuhan, dan perubahan. Dalam melihat atau mengamati kehidupan sehari-hari, dapat menggunakan konsep-konsep tersebut.
4.Bersifat rekreatif
Karya-karya sejarah yang berupa peninggalan fisik banyak memberikan kesan kepada masyarakat saat ini. Kesan tersebut baik bersifat fisik maupun non fisik. Kesan secara fisik misalnya orang sangat kagum melihat nilai seni dari peninggalan tersebut. Akibatnya, orang tersebut tertarik untuk melakukan wisata ke tempat peninggalan sejarah. Adapun kesan nonfisik bisa dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam bangunan fisik tersebut, misalnya masjid kuno.
Banyak orang yang melakukan wisata dengan mengunjungi masjid- masjid kuno dengan tujuan ingin meningkatkan penghayatan spiritual dia terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi jika di Masjid Kuno tersebut terdapat makam- makam orang yang berperan dalam sejarah. Para wisatawan biasanya akan berziarah ke makam tersebut. Bagi mereka yang menghayati kunjungannya ke tempat-tempat tersebut, seolah-olah memberikan kesan bahwa mereka telah melakukan lawatan masa lalu.
Peninggalan-peninggalan sejarah saat ini banyak memberikan peran yang sangat penting bagi pengembangan pariwisata. Bahkan beberapa pemerintah daerah ada yang mengembangkan pariwisatanya dengan memanfaatkan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di daerahnya. Situs-situs sejarah secara ekonomis dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Bangunan-bangunan kuno lainnya misalnya beberapa bangunan keraton kerajaan. Di tempat ini kita dapat berekreasi menikmati keindahan keraton- keraton masa lalu yang dibangun dengan bentuk bangunan yang merupakan perpaduan antara bentuk asli Indonesia dengan unsur-unsur dari luar. Beberapa unsur luar yang berpengaruh terhadap bangunan luar misal pengaruh dari Eropa, Cina, Arab, dan negara-negara lainnya. Dari jenis perpaduan bangunan ini kita dapat belajar juga bahwa pada masa itu bangsa Indonesia sudah menjalin hubungan baik dengan bangsa-bangsa di luar Indonesia.
Salah satu tempat rekreasi sejarah adalah museum. Di tempat ini banyak disimpan atau dikoleksi benda-benda peninggalan sejarah. Benda-benda ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan tentang kesejarahan. Kunjungan ke museum memiliki dua arti, yaitu pertama berekreasi dan kedua belajar ilmu pengetahuan. Setiap museum yang dibangun memiliki kekhasan tersendiri, ada museum yang dibangun karena adanya peristiwa penting misalnya Museum Konferensi Asia Afrika yang ada di Gedung Merdeka Kota Bandung Jawa Barat.
5.Pendidikan politik
Nilai-nilai politik sangat kentara dalam penulisan sejarah, terutama sejarah yang ditulis oleh pemerintah atau penulisan sejarah yang merujuk kepada kepentingan pemerintah. Penulisan sejarah seperti ini sangat nampak dalam buku-buku teks pelajaran sejarah yang ada di sekolah. Mengapa demikian? Sebab, pelajaran sejarah yang diberikan di sekolah harus merujuk kepada kurikulum yang berlaku. Adapun kurikulum pada dasarnya merupakan produk kebijakan politik pemerintah dalam pendidikan. Dengan demikian, sejarah yang diajarkan di sekolah memiliki misi dalam rangka pendidikan politik.
Misi penting dalam pengajaran sejarah di sekolah di antaranya adalah menciptakan warga negara yang baik. Salah satu ciri penting dari warga negara yang baik adalah warga negara yang selalu tunduk dan taat terhadap peraturan negara. Ketundukan dan kepatuhan ini dapat dibangun dengan cara menanamkan semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap bangsanya. Pengajaran sejarah memiliki peran yang sangat penting dalam membangun nasionalisme. Nasionalisme yang diterapkan kepada siswa pada dasarnya merupakan bentuk pendidikan politik dari negara kepada warganya. Setiap bangsa memiliki kepentingan untuk menulis sejarahnya.
6.Pendidikan masa depan
Dapatkah sejarah mempelajari masa depan? Sudah barang tentu dapat. Mengapa sejarah dapat mempelajari masa depan? Sebab, sejarah adalah suatu studi tentang kehidupan manusia dalam konteks waktu. Waktu dalam pengertian sejarah dapat berupa sebuah garis yang lurus ke depan. Garis tersebut dapat menunjukkan adanya kesinambungan. Kesinambungan waktu yang dimaksud adalah kesinambungan antara masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang. Masa lalu sangat menentukan masa sekarang, dan masa sekarang sangat menentukan masa yang akan datang.
Kesinambungan waktu dalam sejarah dapat kita contohkan terhadap apa yang terjadi pada diri kita. Misalnya sekarang kita duduk di bangku SMA. Keberadaan kita sekarang di SMA ini sebenarnya tidak lepas dari apa yang kita lakukan pada masa lalu, yaitu ketika kita di SMP atau di SD. Apabila kita ketika di SMP-nya belajar dengan rajin dan serius maka ketika kita duduk di SMA tidak menutup kemungkinan prestasi kita menjadi lebih baik lagi. Begitu pula halnya dalam melihat masa depan kita.

Minggu, 27 Mei 2012

Bangsa Indonesia jangan terpecah karena Lady Gaga


Malang (ANTARA News) - Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI Dr Nurhayati Ali Assegaf mengingatkan agar bangsa Indonesia jangan sampai terpecah belah hanya karena kontroversi konser Lady Gaga.

"Konser Lady Gaga yang akan digelar di jakarta awal Juni nanti memang masih menjadi perdebatan dan kontroversi. Namun, yang patut disadari, kenapa kita harus terpecah belah hanya karena seorang Lady Gaga," tegas anggota DPR RI dari Malang itu, Minggu.

Terlepas dari masih adanya kontroversi di kalangan masyarakat, katanya, yang menjadi sorotan politisi Partai Demokrat itu adalah kinerja even organizer (EO) atau promotor yang mendatangkan penyanyi asal Kanada tersebut yang sudah menjual tiket sebelum izin keluar.

Sikap dan kinerja EO maupun promotor tersebut, tegasnya, seolah menyepelekan proses perizinan dari Polri. "Perilaku yang seperti ini harus ditertibkan, proses dan prosedur perizinan harus diurus lebih dulu, baru menjual tiket," tegasnya.

"Bagi saya, Lady Gaga yang disebut-sebut sebagai pemuja setan itu tidak cocok dengan kondisi dan tradisi serta moral bangsa Indonesia yang sedikit banyak masih mengedepankan adat ketimuran," katanya.
(E009)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012

Sabtu, 14 April 2012

PT 3,5% Tak Dukung Penyederhanaan Partai

 Friday, 13 April 2012
JAKARTA– Angka parliamentary threshold (PT) 3,5% dalam undangundang baru pemilu dinilai tak akan menyederhanakan jumlah parpol yang lolos ke parlemen pada Pemilu 2014.


“Kalau kenaikannya hanya dari 2,5% pada Pemilu 2009 ke 3,5% di Pemilu 2014, itu percuma. Tak akan banyak mengubah apa-apa dan tidak akan mendorong terjadinya penyederhanaan partai sama sekali,” ungkap peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi kepada SINDOdi Jakarta kemarin.

Burhan menilai, sembilan parpol di DPR saat ini akan lolos PT 3,5% dan kembali masuk parlemen plus satu parpol baru yakni Partai NasDem. Satusatunya parpol yang terancam gagal memenuhi ketentuan PT 3,5% adalah Partai Hanura. Dia melanjutkan, penyederhanaan sistem kepartaian serta pengefektifan sistem pemerintahan presidensial di Indonesia melalui kenaikan angka PT yang sebelumnya digembar- gemborkan tidak akan terwujud.

Terlebih, PT 3,5% merupakan angka hasil kompromi yang menenangkan semua partai menengah dan tidak merugikan partai besar. Partai menengah seperti PKS,PAN,PPP, PKB,Gerindra,dan Hanura merasa aman bertarung pada Pemilu Legislatif 2014. Sedangkan Demokrat, Golkar, dan PDIP pun sangat optimistis karena sebelumnya mereka mematok PT di kisaran 4-6%.

DPR kemarin akhirnya mengesahkan RUU Pemilu yang merupakan revisi atas UU No 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPRD, dan DPD.Awalnya ada empat poin krusial yang sulit sekali mencapai titik temu karena terkait erat dengan kepentingan pemenangan pemilu masing-masing parpol di DPR. Setelah beberapa kali digelar forum lobi, perdebatan mengarah menjadi lima poin krusial.

Kelima poin krusial tersebut adalah sistem pemilu, PT, alokasi kursi per daerah pemilihan (dapil), metode konversi suara,dan pemberlakuan PT secara nasional atau berjenjang. Tiga poin krusial disepakati dalam forum lobi pada Rabu (11/4) yaitu sistem pemilu proporsional terbuka,PT 3,5%,dan alokasi kursi 3-10 kursi per dapil.

Sedangkan dua poin krusial lainnya yakni metode konversi suara kuota murni atau divisor varian webster dan pemberlakuan PT secara nasional atau berjenjang diputuskan melalui voting dalam rapat paripurna kemarin. Hasil voting, Pemilu 2014 menggunakan metode konversi suara kuota murni dan PT berlaku secara nasional (lihat infografis). Dalam kuota murni, perolehan suara setiap parpol peserta pemilu dibagi jumlah total suara, kemudian dikalikan jumlah kursi di dapil. Parpol yang memperoleh angka penuh artinya mendapat kursi penuh.

Jumlah kursi yang tersisa dibagikan secara berurutan kepada parpol yang memiliki pecahan terbanyak. Kejutan terjadi dari Fraksi PKS. Sebelumnya PKS mengusung metode konversi suara divisor varian webster, namun berubah haluan mendukung metode kuota murni. Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menjelaskan, pihaknya mencoba untuk bersikap objektif dengan memperhatikan kepentingan lapangan.

“Kami menentukan metode berbicara substansi dulu lalu berbicara tentang policy. Setelah dilihat, kami objektif saja berbasis kepentingan lapangan. Jadi case by case masing-masing kami dalami secara objektif dan profesionaluntukkepentingannasional. Aspirasi politik masyarakat dan bangsa juga menginginkan metode itu.Kami tidak transaksional,” tandasnya.

Dalam voting untuk menentukan PT berlaku secara nasional (opsi A) atau berjenjang (opsi B), 343 anggota DPR memilih opsi A yang menjadi rumusan Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu.Sisanya, 187 anggota mendukung opsi B yang muncul pada forum lobi.

“Dengan hasil ini, penghitungan suara menggunakan metode kuota murni dan PT berlaku secara nasional,” ujar Pramono Anung sebagai pimpinan sidang. radi saputro
 
 

Senin, 12 Maret 2012

NasDem Menyodok, Hary Tanoesoedibjo Bersyukur

 


 
POLITIK - PARPOL
Senin, 12 Maret 2012
JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem), Hary Tanoesoedibjo mengapersiasi temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI). Menurutnya, NasDem sebagai partai baru yang memiliki tingkat keterpilihan di urutan keempat merupakan prestasi yang luar biasa.

"Dalam waktu singkat Partai NasDem mencapai 5,9 persen dan menempati urutan ke 4 partai terbesar, ini prestasi luar biasa untuk kami. Sebagai pendatang baru seluruh keluarga besar NasDem patut mensyukurinya " kata Hary Tanoesoedibjo, kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/3).

Berdasarkan survei dilakukan LSI, NasDem diprediksi menjadi pesaing berat parpol papan tengah. "Dihitung secara pesimis dengan minus margin of error 2 persen, NasDem setidaknya sudah mendapat 3,9 persen. Tapi kalau NasDem optimis, NasDem sekarang sudah mendapat dukungan 7,9 persen," kata Direktur LSI, Dodi Ambardi, di Kantor LSI, Minggu (11/3).

Dikatakannya, jika melihat pengalaman Demokrat dan PKS yang mengalami kemajuan pesat sejak didirikan menjelang Pemilu 2004, Demokrat baru mendapat 3 persen dan PKS 4 persen sekitar 6 bulan jelang Pemilu 2004. Sedangkan NasDem sudah mencapai angka lebih baik ketika Pemilu 2014 masih sekitar 2 tahun lagi.

"Setidaknya NasDem sudah berada di partai papan tengah, padahal pengesahan dari KPU pun terhadap partai ini belum dilakukan," ujar Dodi.

Dalam beberapa survei sebelumnya, pada 2010 dukungan NasDem baru 0,3 persen, 2011 sekitar 1,3 persen, dan pada awal Februari 2012 hanya 1,6 persen.

"Sementara ini dukungan NasDem belum banyak menggangu partai-partai yang sudah punya wakil di DPR. NasDem sejauh ini kelihatannya baru mengumpulkan suara dari pendukung partai-partai lain yang tidak lolos ke DPR dan selama ini terlihat kurang aktif," jelasnya. (fas/jpnn)

Kamis, 17 November 2011

Bangsa Papua Menolak Tawaran NKRI

Jubi---Ribuan masa Papua Barat yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan penolakan terhadap tawaran pemerintah RI melalui UUP4B dan dialog. Massa Bangsa Papua barat itu lebih menuntut referendum untuk menyatakan kemerdekaan politiknya.
Bangsa Papua menyampaikan penolakan tersebut melalui orasi-orasi politik yang di sampaikan secara bergantian oleh masa aksi yang digelar di taman Imbi, kota Jayapura, Senin (14/11).
“Papua……merdeka. Papua…… merdeka. Papua…….merdeka. Refrenduuuum yes. Referenduuuum yes. Refrenduuuum yes. Rakyat Papua tidak meminta kesejahteraan, tidak meminta banyak peraturan dan tidak meminta dialog. Rakyat Papua meminta refrendum. Referendum solusi terakhir bangsa Papua menentukan kemerdekaannya,“ tegas Egi dalam orasi politik di Iaman Imbi sambil menantikan massa dari wilayah Sentani dan Abe bergabung.
Dengan tegas, Egi mengatakan apapun solusinya, pemerintah Indonesia tidak akan pernah membawa keluar orang Papua dari sejumlah persoalan yang terjadi. Orang Papua akan terus berada dalam lingkaran persoalan yang sedang terjadi selagi masih dalam wilayah Indonesia. Semua solusi yang ditawarkan, omong kosong sehingga referendum solusi terbaik mengatasi masalah Papua.
“Apapun solusinya, pemerintah Indonesia tidak akan pernah mensejahterakan orang Papua. Solusi mensejahterakan orang Papua itu omong kosong dari dulu. Dulu bilang otonomi khusus akan mensejahterakan orang Papua. Mana buktinya? Semuanya kan tipu. Sekarag ko mau tipu lagi ka,” tegasnya.
Perempuan gunung ini dengan semangatnya yang berkobar-kobar mengatakan lagi bahwa teriakan bangsa Papua bukan meminta kesejahteraan. Egi melihat teriakan orang Papua hanya meminta pengakuan. Pengakuan terhadap kemerdekaan politik orang Papua yang pernah diraik kemudian dianeksasi pemerintah Indonesia.
“Kami berteriak bukan untuk meminta kesejahteraan atau apa, melainkan kami meminta hanya satu kata. Kami berteriak untuk merdeka. Kemerdekaan itu hak politik kami yang pemerintah Indonesia rebut. Itu yang kami minta,” tegas gadis manis ini.
Asso, kordinator aksi menegaskan kembali yang dikatakan egi. “rakyat Papua tidak meminta kesejahteraan. Bangsa Papua bisa mensejahterakan diri sendiri dengan kekayaan yang melimpah. Pemerintah jangan memberikan tawaran kesejahteraan. Lebih baik pemerintah menjawab tuntutan kemerdekaan politik agar bangsa Papua bisa mengatur kesejahteraannya,” ujarnya.
Saul Bomay mewakili tapol/napol mengatakan tawaran dialog itu hanyalah jalan mempersiapkan peti mayat untuk orang Papua. “Stop segala macam tawaran. Solusi terakhir masalah Papua adalah referendum,” tegasnya disambut aplus masa.
Setelah orasi bergantian, KNPB membacakan pernyataan sikapnya. Dari 7 pernyatan sikap yang disampaikan, salah satu poinnya mengenai referendum. “Solusi final sebagai penyelesaian masalah Bangsa Papua Barat adalah melaksanakan referendum ulang untuk memberikan kebebasan pilihan bagi bangsa Papua Barat untuk tetap NKRI atau Merdeka,” tegasnya. (Jubi/Voxpopa)

Senin, 06 Juni 2011

Nazaruddin tak terendus Hukum ?


 Nama anggota DPR, Nazaruddin  bendahara umum  Partai demokrat ini  tiba2 menjadi headline di koran2 nasional ditanah air.Tokoh muda yang diduga tersangkut kasus korupsi di kemenpora ini , menjadi bintang,dan  pokok pembicaraan dimana mana. Bermula dari ditangkapnya Sekertaris Menpora Wahid Muharam  bersama Rosa  yang mengaku stafnya Nazaruddin pada PT Tanah Air  perusahaan Nazaruddin .Mereka ditangkap KPK dikantor Kemenpora sendiri bersama uang bukti 3,5 milyar .Mereka tertangkap  tangan kasus suap menyuap kata KPK . Belakangan Rosa menyangkal keterangannya  , yang mengatakan bahwa dia disuruh oleh Nazaruddin ." Aku tidak kenal  Nazaruddin " katanya. Dan malah kemudian dia menuduh dan memecat penasehat hukumnya Kamaruddin  Simanjuntak   Kamaruddin lah yang menyuruhnya mengakui kenal dengan Nazaruddin agar bisa lolos dan bebas kilah dia . Ribut 2 kasus ini membuat Dewan Kehormatan Partai Demokrat  gerah dan merasa perlu mencopot Nazaruddin sebagai Bendahara Umum partai. Saling tuding dan debat sesama pengurus  berlangsung seru .Nazaruddin bernyanyi Adik kandung Menpora terlibat pada pembangunan wisma atlet di Palembang itu .Dan juga menuduh Ketua Dewan Kehormatan Partai Amir Syamsuddin mempergunakan nama partai untuk membela kliennya.. Demokrat akhirnya bisa ditenangkan setelah Presiden SBY  , memanggill semua pengurus partai ke Cikeas., tetapi Nazaruddin sendiri tidak hadir. Dia malah kabur, berangkat ke Singapura 23 Mei  dengan alasan untuk berobat . Dia melenggang bebas  berangkat  karena waktu itu belum ada pencekalan pada dirinya. Pencekalan baru dikeluarkan KPK sehari setelah itu. Sampai sekarang Nazaruddin masih berada di Singapura . Dan KPK juga belum melayangkan surat panggilan . Pada hal Bendaharaan umum Partai Demokrat ini mengatakan akan pulang kalau dipanggil . Dari Singapura Nazaruddin terus berkoar melancarkan serangannya dengan blognya @mnazar78blogspot. Sampai sekarang publik masih menunggu dan  juga belum bisa menduga bagaimana endingnya peristiwa ini .  Benarkah Nazaruddin ini tak terendus hukum ? Kita sama sama tunggu saja kelanjutan kasus ini.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         

Kamis, 02 Juni 2011

Negeriku Partaiku Dosaku.


Negeri indah yang terletak di garis khatulistiwa ini ,bagaikan mutiara batu manikam ,yang berserakan yang menyilaukan mata para penjelajah.,pelaut yang mencari tanah daratan. Hasil tanaman  rempah2-nya digandrungi . Pala , cengkeh, vanilla disebut emas hitam . Untuk merampok rempah2 tersebut  para penjelajah ini  memulai aksinya dengan kedok  melakukan perdagangan . Kemudian mengirim bala tentaranya dan mendirikan benteng 2 dengan paksa .Lalu mereka  menduduki dan menjajah negeri . Selama 350 th lamanya mereka dapat menjajah , mendera, menyiksa dan menghisap darah rakyat .Tidak tahan lagi melihat penderitaan rakyat itu, Pemuda Budi Utomo berinisiatif membentuk organisasi, menghimpun kekuatan melawan penjajahan.Kemudian berdiri pula Sarikat Dagang Islam , PNI memperkuat barisan .Setelah itu para pemuda mendirikan Jong Java, Jong Ambon, Jong Selebes, Jong Sumatera dll. Semuanya bertekad bersatu melawan penjajah , mengusir penjajah dari bumi Ibu Pertiwi .Para pemuda,rakyat dari semua golongan dan suku bersatu padu mengacungkan tinju . Penjajah akhirnya pergi berlalu. Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan keseluruh dunia . Lalu didirikanlah pemerintahan  demokratis , yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Partai2 yang banyak bermunculan semuanya berperan dalam menjalankan pemerintahan demokratis yang dibentuk .Semuanya bertujuan memakmurkan rakyat.Sekarang telah enam puluh enam tahun negara ini merdeka . Telah berganti enam kali kepala pemerintahan. Rakyat Indonesia yang dulu 60 jutaan sekarang sudah mencapai 240 juta jiwa. Sebagian besar masih berada dilembah kemiskinan dan penderitaan.  Dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, yang merdeka belakangan, Indonesia jauh ketinggalan .Negara tetangga itu jauh lebih makmur dan sejahtera rakyatnya. Apa yang salah dari negeriku ini ? Apa yang salah dari Partaiku ini ? Apakah dosaku ? Pencinta Nasdem barangkali bisa memberikan jawaban pertanyaan itu.
Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2O8AYOBCu