Minggu, 23 Oktober 2011

Reshuffle Pilihan Sulit Bagi SBY

Perombakan kabinet Indonesia Bersatu II

telah diumumkan Presiden SBY .Terdapat 7 menteri baru dan satu Kepala BIN. Meskipun Presiden berupaya semaksimal mungkin mengadopsi semua kepentingan tapi masih saja banyak komentar dan tudingan bahwa kabinet Indonesia II ini tidak seperti yg diharapkan. Banyak tokoh2 politik yg pesimis, kabinet ini tidak akan mencapai target sasaran yg ditentukan . Dan banyak yg berpendapat bahwa nama yg dipilih bukan the right man in the right place .Meskipun begitu tentu kabinet tidak akan berobah lagi. Presiden SBY telah melantik dan para menteri akan segera bekerja .Ada Parpol yg selama ini petantang petentang dan mencoba menggertak Presiden , sekarang senyap tidak bersuara. Disini kita melihat parpol hanya melihat dari segi kepentingannya sendiri, bukan demi kepentingan nasional atau bersama .Dan juga adanya selisih pendapat antara mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dengan sekertaris negara Sudi Silalahi ,menimbulkan berbagai macam interprestasi . Hubungan antara parpol dan pemerintah dibelakang hari atau kesepakatan koalisi akan menjadi rapuh. Tapi semoga kita bisa melewati ujian ini. Karena kalau Kabinet ini gagal ,kita tidak tahu lagi bagaimana nasib negeri ini .Kita telah lihat bagaimana mahasiswa dan para buruh juga sudah tidak sabaran melihat kenyataan yg ada . Sementara para politikus masih bermain main dengan kekuasaan .Tidak mengutamakan kepentingan rakyat tapi malah melakukan akrobat politik , bersilat lidah yg tak berguna .Tidak terlihat adanya politikus yg negarawan . Sungguh disayangkan sepak terjang para politikus tersebut

Review

WebSite Reviews - What others are saying about our site:

Sabtu, 09 Juli 2011

Indonesia Terancam bahaya?


Banyaknya kasus korupsi di Indonesia dan pemerintah tak mampu menangkal serta memberantasnya maka Indonesia menghadapai situasi yang sangat berbahaya dan mengancam bagi kelangsungan negara proklamasi 1945 ini.Ketua MK Mahfud MD dalam acara Keprihatinan Korupsi di Indonesia mengatakan :"Sekarang ini pemberantasan korupsi tidak bergerak. Ini berbahaya".Dijelaskam Mahfud, semua orang telah tersandera sehingga pemberantasan korupsi tidak jalan.Mulai dari atas sampai kebawah tidak ada yang berani berteriak.Kepala Divisi monitoring pelayanan publik ICW, Ade Irawan mengatakan, saat ini pelaku korupsi di Indonesia dilakukan secara bersama sama terdiri dari pengusaha , birokrasi dan Politisi.. Dan ditambahkan oleh Mentri dalam negeri Gamawan Fauzi dalam satu kesempatan  bahwa dari 155 kepala daerah yang tersangkut masalah hukum , terdapat17 orang diantaranya Gubernur.  Oleh seorang pengamat dikatakan  Korupsi ini telah menjalar dari Sabang sampai Merauke.Indonesia telah tersandera korupsi yang dilakukan secara sistemik dan terencana ..Diperkirakan dalam waktu dekat kebangkrutan negara ini benat benar menjadi kenyataan.
Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2O8AYOBCu